Rabu, 18 September 2019

SELAYANG PANDANG PERBANKAN SYARIAH

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh



Kali ini saya akan memulai blog ini dengan menuliskan selayang pandang dari jurusan Perbankan syariah fakultas ekonomi dan bisnis islam di IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Kali ini saya hanya akan menceritakan sedikit tentang sekilas perjalanan perbankan syariah

Perbankan hanyalah salah satu jurusan yang ada dalam naungan fakultas syariah, lalu pada tahun 2014 fakultas ekonomi memisahkan diri dari syariah dan hanya mempunyai dua jurusan yaitu ekonomi syariah dan perbankan syariah.
Lambat laun seiring berjalannya waktu pada tahun 2017 lahirlah 2 jurusan yaitu akuntansi syariah dan juga menejemen keuangan syariah.

Pada tahun 2015 awal mula perbankan memulai legalitas dengan ter akreditasi C. Awal mula yang baik untuk suatu pendidikan.

Ketua hmj pertama perbankan syariah: kak Andri.
Pada masa jabatannya hmj perbankan dikenal dengan jurusan yang memulai eksistensinya dengan memperkenalkan kemandirian dari jurusan tersebut, ketua hmj pada masa ini adalah seorang yang mempunyai otak cerdas untuk menghasilkan apapun barang bekas berubah menjadi harga jual pasaran. Maka dari itu pada masa inilah jurusan ini mulai naik daun karena kemandiriannya.

Ketua hmj kedua perbankan syariah: kak Aris Setiawan. Pada masanya di mana pembaharuan dalam jurusan itu di adakan.  Karena banyaknya oknum-oknum yang menyalah gunakan keadaan sehingga jurusan yang tadinya sebagai tempat naungan untuk belajar malah di jadikan sebagai tempat mata pencaharian. Sehingga dimulailah awal mula kegiatan LDK (latihan dasar kepemimpinan) dan karena inilah para aktivis aktivis kampus mulai unjuk gigi dengan berdemo. Dan sejarah demo pertama kalinya jadi bahan bicara adalah demo tentang menuntut aksi SK (surat keputusan)  untuk kepengurusan hmj yang mana di permasalahkan tentang kepengurusan yang sudah berjalan selama 6 bulan dan SK belum juga keluar. dan perbankan syariah yang saat itu di bantu langsung oleh ketua hmj jurusan PAI.

Ketua hmj ketiga: kak Nurnaningsih Bangu. Pada masa jabatannya lebih melanjutkan tugas yang sebelumnya.  Dan pada masa ini jurusan perbankan syariah terkenal dengan perbankan Go To School yang pertama kali di laksanakan di SMA Negeri 1 Kota Gorontalo. Bukan hanya itu, pada masa ini juga ranking 1 itu mulai jadi hal lumrah dalam setiap kegiatan jurusan yang di lakukan. Walau pada masa ini di akhir masa jabatannya terjadi masalah pergantian Rektor, Dekan, dan juga Kajur baru yang memberikan dampak perubahan pada tatanan hmj sehingga membuat para mahasiswa yang lain mulai merasa apatis terhadap sesama mahasiswa.

Ketua hmj keempat: kak Yulni. Walau pada masa jabatan kak yulni itu dipilih secara sepihak tanpa melakukan musyawarah, itu karena adanya permasalahan dari tahun yang kemarin sehingga membuat dampak pada masa jabatan ini. Dan pada masa jabatan ini perbankan mulai turun dan juga mengakibatkan hmj perbankan syariah vakum dalam berorganisasi. Namun, di akhir jabatannya mampu membuat kegiata Dies Natalis pertama kali di iain dan mampu membuat kegiatan ragional yang menggabungkan sponsor pertama kali dari pegadaian syariah dalam kegiatan tersebut. Dan juga kegiatan wisata ilmiah untuk pertama kalinya.

Ketua hmj kelima: kak Erik Harianto. Yang pada masanya mampu membuat solidaritas itu ada kembali, pada masanya ia mampu membuat ta'lim dan juga acara buka bersama jurusan dengan menarik sponsor dari kompas TV dan juga polda Gorontalo. Bukan hanya berkembang dalam agama namun jga tidak di luapakan kewajiban dalam akademik. Dan juga mampu menghidupkan kembali diklat dan juga merevisi dari wisata alam menjadi touring bersama hmj perbankan syariah. Dan juga akan dilaksanakan kegiatan besar pada acara Gorontalo expo.

Spesial untuk tahun ini, naiknya akreditasi dari yang C menjadi B.  Dan itu adalah suatu apresiasi besar dan juga syukur kita karena pertama kali di sulawesi mempunyai akreditas B.

Terima kasih, semoga informasi ini akan sangat membantu untuk semua orang .

-Pone, Limboto, Gorontalo.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar